Bahasa yang digunakan di Korea Selatan adalah bahasa Korea — dikenal dalam bahasa Korea sebagai hangugeo (한국어) — bahasa resmi negara tersebut dan bahasa ibu dari hampir seluruh penduduknya yang berjumlah sekitar 52 juta orang. Di seluruh dunia, sekitar 80 juta orang berbicara bahasa Korea jika Anda menghitung Korea Utara dan diaspora global.
Bahasa Korea bukan hanya bahasa utama di Korea Selatan; bahasa ini hampir menjadi satu-satunya bahasa di sana. Negara ini sangat seragam dalam hal ini — satu bahasa, digunakan sebagai bahasa ibu dari Seoul hingga Busan hingga pantai-pantai di Jeju. Bagi seorang pengunjung, itu berarti satu bahasa saja sudah cukup untuk membuka seluruh negara.
Satu bahasa, dua nama
Kedua Korea bahkan tidak menyebut bahasa bersama mereka dengan nama yang sama. Orang Korea Selatan menyebutnya hangugeo; orang Korea Utara menyebutnya chosonmal (조선말).
Setelah puluhan tahun terpisah, kosakata kedua negara telah bergeser. Korea Selatan menyerap kata-kata pinjaman bahasa Inggris secara bebas, sementara Korea Utara menciptakan kata-kata pengganti buatan sendiri — sehingga bahasa yang sama kini membawa kata-kata yang sangat berbeda di setiap sisi perbatasan.
Dialek, dari Busan hingga Jeju
Bahasa Korea standar, pyojuneo (표준어), didasarkan pada ucapan masyarakat Seoul. Bepergianlah ke luar ibu kota dan Anda akan menemui aksen dan dialek daerah, yang secara luas dikenal sebagai satoori (사투ri).
Dialek Gyeongsang di sekitar Busan terkenal dengan ritmenya yang lugas dan bertenaga — aksen yang sering digunakan dalam K-drama ketika seorang karakter digambarkan tangguh, lucu, atau berhati hangat. Wilayah Jeolla dan Chungcheong juga memiliki keunikan masing-masing.
Lalu ada Pulau Jeju. Jejueo (제주어), ucapan tradisional pulau tersebut, sangat berbeda dari bahasa Korea daratan sehingga para ahli bahasa sering mengklasifikasikannya sebagai bahasa terpisah, bukan dialek. Bahasa ini sekarang sangat terancam punah — UNESCO memasukkannya ke dalam daftar bahasa yang paling berisiko di dunia — dan Jeju sedang bekerja keras untuk menjaganya tetap hidup.
Bahasa Korea tidak memiliki kerabat yang terbukti. Para ahli bahasa biasanya menempatkannya dalam rumpun kecilnya sendiri, Koreanik, tanpa hubungan yang terkonfirmasi dengan bahasa lain mana pun — sebuah misteri yang menjadi bagian dari daya tarik bahasa ini.
Alfabet yang memiliki hari ulang tahun
Sistem penulisan bahasa Korea, hangul (한글), memiliki sesuatu yang hampir tidak dimiliki oleh aksara lain: hari ulang tahun yang diketahui. Aksara ini diciptakan di bawah pemerintahan Raja Sejong yang Agung, selesai pada tahun 1443 dan diperkenalkan secara resmi pada tahun 1446 dalam sebuah dokumen, Hunminjeongeum (훈민정음), yang menjelaskan dengan tepat cara kerjanya.
Dan desainnya sangat luar biasa. Huruf konsonannya dibentuk berdasarkan posisi lidah, gigi, dan bibir saat menghasilkan setiap bunyi — aksara ini, pada kenyataannya, adalah diagram kecil tentang cara mengucapkannya. Sementara itu, huruf vokalnya dibuat hanya dari tiga guratan yang melambangkan surga, bumi, dan manusia. Anda dapat belajar membaca hangul dalam satu akhir pekan.
Korea Selatan sangat bangga dengan pencapaian ini hingga menjadikannya hari libur nasional: Hari Hangul, yang diperingati setiap tanggal 9 Oktober. Sangat sedikit alfabet yang mendapatkan pesta ulang tahunnya sendiri.
Apakah orang-orang berbicara bahasa Inggris di Korea?
Bahasa Inggris diajarkan di sekolah-sekolah di seluruh negeri, sehingga banyak orang Korea — terutama anak muda di kota-kota besar — dapat memahami setidaknya sedikit bahasa Inggris. Rambu-rambu di kereta bawah tanah Seoul serta di stasiun-stasiun dan tempat wisata utama biasanya juga menggunakan dua bahasa. Bahasa Korea sehari-hari juga ditaburi dengan Konglish, kata-kata bahasa Inggris yang langsung dimasukkan ke dalam percakapan sehari-hari.
Namun di luar area wisata, hotel, dan bandara, penggunaan bahasa Inggris berkurang dengan cepat. Itulah mengapa beberapa frasa bahasa Korea akan sangat berguna — frasa tersebut adalah pembeda antara sekadar menunjuk dan benar-benar terhubung.
안녕하세요
annyeonghaseyo
Halo (sopan)
감사합니다
gamsahamnida
Terima kasih (formal)
Bahkan dua frasa itu saja, ditambah sedikit bahasa Korea penting, akan menghasilkan senyuman hangat hampir di mana pun Anda pergi.
Terus belajar bahasa Korea
Jadi jawabannya sederhana — Korea Selatan berbicara bahasa Korea — tetapi bahasa di balik jawaban itu sama sekali tidak biasa, mulai dari alfabet yang dirancang dengan sengaja hingga silsilah keluarganya yang unik. Pelajari beberapa salam bahasa Korea dan latih dengan audio serta pengulangan berjeda di aplikasi Pretalk, dan Anda akan merasakan negara ini terbuka untuk Anda.