Jujur saja? Ya dan tidak. Bahasa Korea sering kali masuk dalam daftar bahasa tersulit bagi penutur bahasa Inggris, dan tata bahasanya memang pantas mendapatkan reputasi tersebut. Namun, inilah keunikannya: sistem penulisan Korea, hangul (한글), adalah salah satu alfabet termudah di dunia untuk dipelajari — kebanyakan orang dapat membacanya dalam waktu satu akhir pekan. Bagian yang sulit bukanlah huruf-hurufnya.
Jadi, jawaban jujurnya memiliki dua sisi. Bahasa Korea menuntut lebih banyak hal dari Anda dibandingkan kebanyakan bahasa lain yang biasa ditemui penutur bahasa Inggris, terutama dalam hal tata bahasa dan kosakata. Namun, bahasa ini memberikan hasil yang lebih cepat dari yang Anda duga — karena Anda dapat membacanya hampir seketika, dan karena sebagian besar kosakata sehari-hari dipinjam langsung dari bahasa Inggris.
Bagian yang mudah: hangul
Inilah kejutan yang sering membuat pemula terperangah: belajar membaca bahasa Korea itu cepat. Hangul adalah alfabet sejati yang terdiri dari 24 huruf dasar — 14 konsonan dan 10 vokal — dan sistem ini sengaja dirancang agar mudah.
Sistem ini diciptakan pada tahun 1400-an di bawah pemerintahan Raja Sejong yang Agung, dengan tujuan agar masyarakat biasa bisa melek huruf. Sebuah pepatah tradisional menggambarkan ambisi tersebut: orang bijak dapat menguasai hangul sebelum pagi berakhir, dan bahkan orang bodoh pun dapat mempelajarinya dalam sepuluh hari.
Hal itu tidak jauh dari kenyataan. Huruf-hurufnya berbentuk sederhana, dikelompokkan menjadi blok suku kata yang rapi, dan sistemnya hampir sepenuhnya fonetik — apa yang Anda lihat adalah apa yang Anda ucapkan. Sebagian besar pembelajar dapat mengeja tanda dan menu setelah satu akhir pekan. Panduan membaca hangul kami mengulas setiap huruf secara mendalam.
Pelajari hangul terlebih dahulu — sebelum Anda mengandalkan romanisasi. Romanisasi bahasa Korea hanya dapat mendekati suara aslinya, dan secara tidak sadar melatih mulut Anda dengan kebiasaan yang salah. Begitu Anda bisa membaca hangul, Anda akan mempelajari setiap suara dengan benar sejak pertama kali.
Apa yang sebenarnya membuat bahasa Korea sulit
Jika alfabet adalah bagian yang mudah, di mana letak kesulitannya? Terutama di empat area ini.
Tingkatan tutur. Bahasa Korea menyatukan kesopanan langsung ke dalam tata bahasanya. Kalimat yang sama berubah bentuk tergantung pada siapa Anda berbicara — jondaemal (존댓말) yang sopan untuk orang asing dan orang tua, serta banmal (반말) yang santai untuk teman dekat. Salah memilih tingkatan tutur bukan sekadar sedikit keliru; Anda akan dianggap tidak sopan. Panduan tingkatan tutur kami akan mengurainya untuk Anda.
Urutan kata. Bahasa Korea menggunakan pola subjek-objek-predikat: Anda akan mengucapkan "Saya roti makan," bukan "Saya makan roti." Penanda tata bahasa kecil yang disebut partikel menandai setiap kata dengan fungsinya dalam kalimat — sangat berguna, tetapi membutuhkan penyesuaian cara berpikir.
Perubahan bunyi. Konsonan bahasa Korea melebur dengan huruf di sebelahnya. Kata "Terima kasih" ditulis dengan huruf ㅂ (bunyi b/p) di tengahnya, namun diucapkan sebagai m — gamsahamnida (감사합니다) — karena konsonan akhir, atau batchim (받침), berubah untuk menyesuaikan dengan bunyi yang mengikutinya. Aturannya konsisten, tetapi jumlahnya cukup banyak.
Kosakata yang asing. Sebagian besar kosakata bahasa Korea tidak mirip dengan bahasa Inggris atau bahasa Indonesia, sehingga ada banyak hal yang harus dihafal — di sinilah metode pengulangan berjeda (spaced repetition) sangat membantu.
Apa yang membuatnya lebih mudah dari dugaan Anda
Sekarang kabar baiknya, dan ada banyak sekali.
Kosakata gratis dari bahasa Inggris. Bahasa Korea telah menyerap ribuan kata pinjaman bahasa Inggris, yang dijuluki Konglish. Begitu Anda bisa membaca hangul, Anda akan menemukannya di mana-mana:
| Bahasa Korea | Romanisasi | Arti |
|---|---|---|
| 커피 | keopi | kopi |
| 컴퓨터 | keompyuteo | komputer |
| 아이스크림 | aiseukeurim | es krim |
| 버스 | beoseu | bus |
| 택시 | taeksi | taksi |
Tata bahasa yang rapi dan konsisten. Bahasa Korea tidak memiliki gender tata bahasa, tidak ada artikel seperti a/an/the, dan tidak ada penyesuaian bentuk jamak yang rumit. Kata kerja tidak berubah berdasarkan subjeknya — "Saya pergi," "dia pergi," dan "mereka pergi" semuanya menggunakan satu bentuk kata kerja yang sama. Pelajari satu pola sekali, dan Anda akan mengingatnya terus.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk belajar bahasa Korea?
Hal ini sepenuhnya bergantung pada tujuan Anda.
Foreign Service Institute AS, yang melatih para diplomat Amerika, menempatkan bahasa Korea dalam kategori tersulit, dengan perkiraan yang sering dikutip sekitar 2.200 jam kelas untuk mencapai kefasihan profesional. Namun, angka tersebut menggambarkan penguasaan tingkat diplomat — bernegosiasi, membaca surat kabar, dan bekerja menggunakan bahasa Korea sepanjang hari.
Bahasa Korea untuk wisatawan adalah target yang sama sekali berbeda. Salam, memesan makanan, angka, dan percakapan ringan dapat dikuasai dalam beberapa minggu latihan harian — dan hangul mempercepat segalanya, karena begitu Anda bisa membaca, menu dan papan tanda tidak lagi menjadi penghalang melainkan menjadi kartu belajar Anda.
Terus belajar bahasa Korea
Jadi, apakah bahasa Korea sulit? Tata bahasanya memang membutuhkan kesabaran, tetapi hangul hanya butuh waktu satu akhir pekan dan percakapan nyata pertama Anda hanya berjarak beberapa minggu, bukan bertahun-tahun. Mulailah dengan membaca hangul, tambahkan beberapa frasa penting bahasa Korea, dan berlatihlah beberapa menit sehari dengan audio dan pengulangan berjeda di aplikasi Pretalk. Semangat yang sering diteriakkan orang Korea untuk saling mendukung — hwaiting (화이팅) — adalah sikap yang sangat tepat.