Skip to content
🇰🇷 Korea Travel

Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan di Korea Selatan: Etika untuk Wisatawan

Panduan ramah tentang hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di Korea Selatan — etika dua tangan, melepas sepatu di dalam ruangan, aturan tinta merah, dan sopan santun yang mendatangkan senyuman tulus.

Diperbarui 20 Jul 2026 4 menit baca
Di halaman ini

Aturan emas di Korea Selatan itu sederhana dan mudah dilakukan: gunakan kedua tangan, hormati orang yang lebih tua, dan tunjukkan kesopanan lewat gestur-gestur kecil. Berikan dan terima sesuatu dengan kedua tangan, lepaskan sepatu Anda di dalam ruangan, jaga ketenangan di kereta bawah tanah, dan jangan pernah menulis nama orang yang masih hidup dengan tinta merah. Kuasai hal-hal ini, dan penduduk setempat akan menyambut Anda dengan hangat.

Korea adalah tempat yang ramah, dan tidak ada yang menuntut seorang wisatawan untuk tampil sempurna. Namun, beberapa kebiasaan berikut akan menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang penuh perhatian, bukan orang yang tidak peduli.

Hal yang Boleh Dilakukan: Kebiasaan yang Diperhatikan Penduduk Setempat

Memberi dan menerima dengan dua tangan. Uang, kartu, hadiah, kartu nama — berikan dan terima dengan kedua tangan, atau dengan tangan kanan sementara tangan kiri Anda menyentuh lengan bawah kanan dengan lembut. Ini adalah gestur penghormatan paling khas di Korea.

Lepaskan sepatu Anda di dalam ruangan. Selalu lakukan ini di dalam rumah, dan di restoran tradisional dengan area duduk di lantai (lesehan) di mana Anda harus melangkah ke platform yang lebih tinggi — sepatu juga harus dilepas di sana. Carilah rak sepatu di dekat pintu dan ikuti apa yang dilakukan orang lain.

Biarkan orang tertua memulai. Saat makan bersama, tunggulah sampai orang tertua mengangkat sendok mereka sebelum Anda mulai makan. Usia sangat memengaruhi tata krama di Korea, dan hal ini akan langsung diperhatikan.

Pelajari dua frasa dan membungkuklah sedikit. Anggukan kecil saat menyapa sudah sangat membantu.

안녕하세요

annyeonghaseyo

Halo (sopan)

감사합니다

gamsahamnida

Terima kasih (formal)

실례합니다

sillyehamnida

Permisi (formal)

Pilah sampah Anda. Korea sangat serius dalam hal daur ulang — sampah makanan, kertas, plastik, dan sampah umum harus dibuang di tempat sampah yang terpisah. Jika ragu, perhatikan apa yang dilakukan penduduk setempat atau tanyakan langsung.

Di kereta bawah tanah, pelankan suara Anda dan atur ponsel dalam mode senyap. Dan jangan pernah duduk di kursi prioritas yang ditandai dengan jelas di dekat pintu — orang Korea membiarkannya kosong bahkan di kereta yang penuh sesak, sebagai bentuk penghormatan kepada lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Berdiri jauh lebih baik daripada duduk di sana.

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan: Batasan yang Tidak Boleh Dilanggar

Jangan menulis nama orang yang masih hidup dengan tinta merah. Secara historis, warna merah digunakan untuk mencatat nama orang yang sudah meninggal, sehingga menulis nama orang yang masih hidup dengan tinta merah dianggap membawa sial dan bernuansa kematian. Gunakan warna lain.

Jangan menancapkan sumpit atau sendok tegak lurus di dalam mangkuk nasi. Alat makan yang ditancapkan di dalam nasi menyerupai sesaji yang disajikan pada ritual leluhur untuk orang yang sudah meninggal. Letakkan alat makan tersebut di atas mangkuk atau di atas meja.

Jangan membuang ingus di meja makan. Menghirup napas karena makanan pedas tidak masalah; tetapi mengeluarkan suara keras saat membuang ingus ke tisu di meja makan sangat tidak sopan. Pergilah ke toilet untuk melakukannya.

Jangan menuangkan minuman Anda sendiri saat makan bersama — Anda harus mengisi gelas orang lain dan membiarkan mereka mengisi gelas Anda. Ada sistem yang sangat anggun untuk hal ini, yang dibahas dalam panduan kami tentang etika minum di Korea.

Jangan langsung memeluk orang yang baru pertama kali Anda temui. Kehangatan fisik di Korea hanya ditujukan untuk teman dekat dan keluarga, dan pelukan bisa terasa sangat mengejutkan bagi kenalan baru. Anggukan kepala atau jabat tangan ringan sudah sangat cukup. (Di antara teman dekat, hal ini bisa berbeda — Anda akan melihat teman dengan gender yang sama merangkul lengan atau berjalan bergandengan tangan, yang murni merupakan tanda persahabatan, tidak lebih.)

Tempo Korea: ppalli ppalli

Satu frasa yang menjelaskan ritme kehidupan sehari-hari di sini adalah: ppalli ppalli (빨리 빨리), yang berarti "cepat-cepat." Ini adalah sebutan penuh kasih dari orang Korea untuk kecepatan mereka sendiri — pengiriman di hari yang sama, makanan yang datang dengan sangat cepat, tombol penutup pintu lift yang benar-benar berfungsi dengan cepat.

Anda tidak perlu terburu-buru, tetapi jangan melamun di ambang pintu atau mematung di gerbang kereta bawah tanah. Minggirlah, tentukan pilihan, lalu bergerak. Mengikuti arus adalah bentuk kesopanan tersendiri, dan ini sangat berkaitan erat dengan nunchi, keahlian orang Korea dalam membaca situasi.

Terus Belajar Bahasa Korea

Tata krama membuka pintu; beberapa kata akan membawa Anda melangkah masuk. Pelajari dasar-dasarnya dengan frasa penting bahasa Korea gratis kami, lalu latih dengan audio dan pengulangan berjeda (spaced repetition) di aplikasi Pretalk. Sedikit usaha dalam mempelajari bahasanya akan sangat membantu Anda mendapatkan senyuman ramah yang Anda harapkan.

Belajar Korea dengan cara seru

Jadikan frasa ini kebiasaan lewat pelajaran singkat dan audio asli di Pretalk. Mulai gratis.

Bam si Beruang maskot