Oppa (오빠) secara harfiah berarti "kakak laki-laki" — tetapi hanya ketika seorang wanita yang berbicara. Dalam kehidupan nyata, maknanya jauh lebih luas: seorang wanita memanggil kakak kandungnya oppa, tetapi juga teman laki-laki yang lebih tua, pacarnya, dan idola K-pop favoritnya. Panggilan ini terasa penuh kasih sayang, hangat, dan ada di mana-mana dalam kehidupan Korea.
Oppa adalah salah satu dari empat kata panggilan persaudaraan yang terus-menerus digunakan orang Korea, jauh di luar lingkungan keluarga mereka. Pelajari keempatnya dan separuh dari kehidupan sosial Korea akan langsung terasa masuk akal.
Keempat kata tersebut, dan siapa yang mengucapkannya
Kata mana yang Anda gunakan bergantung pada dua hal: jenis kelamin Anda sendiri, dan apakah orang yang lebih tua tersebut laki-laki atau perempuan. Orang Korea jarang memanggil teman yang lebih tua hanya dengan nama mereka saja — kata panggilan persaudaraan ini sering kali menggantikannya sepenuhnya.
| Korea | Romanisasi | Siapa yang mengucapkannya | Arti |
|---|---|---|---|
| 오빠 | oppa | wanita | kakak laki-laki / teman laki-laki yang lebih tua |
| 언니 | unnie | wanita | kakak perempuan / teman perempuan yang lebih tua |
| 형 | hyung | pria | kakak laki-laki / teman laki-laki yang lebih tua |
| 누на | noona | pria | kakak perempuan / teman perempuan yang lebih tua |
Jadi, teman-teman wanita yang lebih tua dari seorang wanita adalah unnie-nya, dan teman laki-lakinya yang lebih tua adalah oppa-nya; sedangkan bagi seorang pria, mereka adalah hyung dan noona-nya. Dalam Romanisasi yang Direvisi secara ketat, Anda akan menulis eonni, hyeong, dan nuna — tetapi ejaan di atas adalah cara seluruh dunia mencari dan menulisnya, berkat K-pop dan K-drama.
Mengapa orang Korea memanggil teman dengan sebutan "kakak"
Kehidupan sosial Korea diatur berdasarkan usia. Bahkan perbedaan usia satu tahun saja menentukan siapa yang berbicara secara santai dan siapa yang berbicara dengan sopan, siapa yang menuangkan minuman dan siapa yang menerimanya — itulah mengapa pertanyaan "berapa usiamu?" muncul begitu awal dalam percakapan Korea. Ini bukan karena kepo; ini adalah masalah tata bahasa.
Kata panggilan persaudaraan adalah sisi hangat dari sistem tersebut. Memanggil teman yang lebih tua dengan sebutan oppa atau unnie menunjukkan bahwa "kamu dekat denganku, seperti keluarga" sekaligus tetap menghormati perbedaan usia. Ini adalah keintiman dan rasa hormat dalam satu kata.
Ini juga mengapa kata-kata tersebut membawa nuansa romantis. Seorang wanita yang memanggil seorang pria dengan sebutan oppa menandakan kedekatan — jadi di antara dua orang yang sedang berpacaran, oppa juga berfungsi sebagai panggilan "pacarku." K-drama terus-menerus memanfaatkan makna ganda ini, dan itulah mengapa kata ini membuat para penggemar meleleh dengan cara yang tidak akan pernah bisa dilakukan oleh kata "kakak laki-laki."
Oppa dalam K-pop dan K-drama
Jika Anda menemukan artikel ini melalui K-pop, Anda pasti sudah tahu penggunaan di kalangan penggemar: para penggemar memanggil idola pria dengan sebutan oppa tanpa memedulikan usia asli masing-masing, sebagai istilah kedekatan yang penuh kekaguman. Di dalam grup idola, para anggota juga mengurutkan diri mereka dengan cara yang sama — anggota yang lebih muda memanggil yang lebih tua dengan sebutan hyung atau unnie, dan anggota termuda dari grup mana pun disebut maknae (막내).
Kata-kata ini ikut menyebar bersama budayanya. Tonton K-drama apa saja dan Anda akan mendengar oppa, unnie, hyung, dan noona melakukan peran yang dalam bahasa Inggris biasanya diatasi dengan nama — panduan kami tentang kosakata bahasa Korea K-pop merangkum sisa kosakata penggemar lainnya.
Aturan penggunaannya
Kata-kata ini hangat, tetapi tidak bebas digunakan begitu saja. Beberapa batasan ini akan menjaga Anda dari momen yang canggung:
- Hanya ditujukan ke atas. Anda memanggil seseorang yang lebih tua dari Anda dengan sebutan oppa, unnie, hyung, atau noona — jangan pernah kepada orang yang lebih muda. Orang yang lebih muda dipanggil dengan nama mereka, atau dongsaeng (동생), "adik," saat membicarakan mereka.
- Kedekatan adalah yang utama. Panggilan ini untuk orang-orang yang benar-benar Anda kenal. Memanggil orang asing atau kontak bisnis baru dengan sebutan oppa terasa terlalu sok akrab — gunakan nama atau gelar mereka dengan bahasa yang sopan sebagai gantinya.
- Bukan untuk staf layanan. Memanggil pelayan dengan sebutan oppa akan membuat orang heran. Di restoran, cara aman untuk menarik perhatian adalah dengan seruan ceria yeogiyo (여기요), "permisi!"
Penggemar asing terkadang menggunakan kata oppa pada pria Korea mana saja sebagai lelucon atau jurus tebar pesona — dan biasanya hal itu terdengar cringe daripada imut. Simpan panggilan itu untuk teman laki-laki yang lebih tua yang benar-benar dekat dengan Anda, atau untuk bias Anda dari jarak aman di tengah kerumunan konser.
Bisakah orang asing menggunakan kata-kata ini?
Tentu saja — dengan teman dekat, kata-kata ini adalah salah satu bagian terhangat dari bahasa tersebut. Jika Anda seorang wanita yang memiliki teman dekat wanita Korea yang lebih tua, beralih dari memanggil namanya menjadi unnie adalah pencapaian kecil dalam persahabatan tersebut, begitu pula dengan oppa, hyung, dan noona. Orang Korea umumnya merasa senang ketika orang asing memahami sistem ini dengan benar.
Biarkan saja hubungan tersebut mencapai tahap itu secara alami terlebih dahulu. Kata-kata ini menandai kedekatan yang sudah ada; mereka tidak menciptakannya.
Terus belajar bahasa Korea
Oppa, unnie, hyung, dan noona adalah contoh pertama Anda tentang bagaimana bahasa Korea memadukan rasa hormat dan kehangatan ke dalam kata-katanya — sistem lengkapnya berjalan melalui tingkatan bahasa dan istilah keluarga. Pelajari lebih lanjut dengan frasa keluarga bahasa Korea gratis kami, lalu latih dengan audio dan pengulangan berjeda di aplikasi Pretalk.